Wishful Wednesday (1)

wishful-wednesday1Seumur-umur saya punya blog buku, baru kali ini saya ikutan meme Wishful Wednesday yang biasanya diadakan Mbak Astrid di setiap hari Rabu, walaupun kadang-kadang Mbak Astrid menyisipkan giveaway yang menggiurkan (padahal saya ini juga #fakirgratisan). Alasannya? Karena saya tidak pernah bisa pergi ke warnet di hari Rabu. Nah, kenapa sekarang tiba-tiba ikutan? Yah, karena kali ini waktu posting-nya lebih longgar, hahaha. Norak banget ya alasannya? *abaikan saja*

Mungkin ini adalah Wishful Wednesday pertama saya (kalau tidak ada halangan, mungkin tidak akan jadi yang terakhir ;p), tapi bagi Mbak Astrid, Wishful Wednesday edisi minggu ini sudah menjadi yang ke-200! Wah, hebat! Keukeuh banget sama meme mingguannya. Semoga bisa terus jalan dan tak lekang oleh waktu (dan kesibukan) ya, Mbak? Hehe. Nah, untuk merayakannya, Mbak Astrid mengadakan giveaway dengan hadiah menggiurkan! Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat di sini.

Ehem, karena waktu posting-nya longgar dan hadiahnya bikin mulut berliur, kali ini saya akan mem-posting (sumpah, ini kita beneran butuh kata padanan yang tepat dalam bahasa Indonesia buat kata post dan posting) buku yang menjadi harapan saya. Ini dia bukunya:

someday-tell-each-otherJudul   : Someday We’ll Tell Each Other Everything

Penulis: Daniela Krien

Link     : paperback tersedia di bookdepository

Harga  : Rp 119. 828,00 (setelah diskon)

Kenapa saya ngebet banget pengen dapet buku ini, padahal saya punya banyak buku harapan? (apa pula ini “buku harapan”? Ada yang tahu padanan wishlist dalam bahasa Indonesia?) Alasan utamanya adalah karena buku ini merupakan karya sastra terjemahan (dari bahasa Jerman) yang diterbitkan oleh penerbit indie di Inggris. Nah, karena diterbitkan penerbit kecil, aksesnya di sini jadi susah. Kalaupun ada toko daring yang jual, harganya mahal banget #rakyatmiskin. Buku ini aku jadikan buku harapan di Wishful Wednesday kali ini dengan harapan (semoga) bisa menang giveaway dan mendapatkan buku ini di situs Book Depository yang menjualnya dengan diskon sampai 22%. Hehehe ^^v

Alasan kedua adalah saat pertama kali terbit di tahun 2014, beberapa kenalan narablog di negeri Sherlock sana meresensi buku ini dan bikin saya jadi ngiler. Maklum, saya ini suka penasaran berat sama karya sastra Eropa, dan belum banyak yang bisa saya jangkau (sampai sekarang baru kesampaian baca karya sastra Inggris, Irlandia, Turki, Italia, Finlandia… karya sastra Spanyol udah numpuk ebook-nya di komputer tapi belum sempat baca :p). Selain itu, dari segi cerita bisa dibilang sangat menarik, tentang perbedaan antara Jerman Barat dan Jerman Timur yang masih menjadi isu walaupun Tembok Berlin sudah runtuh di tahun 1989.

Nah, itu tadi buku harapan saya di Wishful Wednesday kali ini. Berminat ikutan? Silakan mampir ke blognya Mbak Astrid untuk keterangan lebih lanjut.

N.B.: Sebagai pemburu gratisan, bukankah sudah saatnya kita memikirkan padanan kata yang tepat dalam bahasa Indonesia untuk kata “giveaway”? Kira-kira apa, ya?

Advertisements

2 thoughts on “Wishful Wednesday (1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s